Bali dalam kondisi aman dan kondisi Gunung Agung sudah status siaga, ayoo liburan ke Bali, team Surga Bali melayani sepenuh hati dengan layanan sewa mobil, voucher atraksi wisata, rental motor dan aktivitas petualangan harga murah..

Promo Bali Sewa Mobil Murah Bulan Ini

Daftar Sewa Mobil Charter Promo
Suzuki Estilo hanya Rp.375.000 per hari durasi 10 jam
Suzuki Splash hanya Rp.400.000 per hari durasi 10 jam
Toyota Avanza / Suzuki APV hanya Rp.400.000 per hari durasi 10 jam
Toyota All New Innova Rp.600.000 per hari durasi 10 jam
Isuzu ELF Microbus Pariwisata 12 seats hanya Rp.600.000 per hari durasi 10 jam
Harga sudah termasuk sopir dan BBM. Harga berlaku untuk area start dan finish point Denpasar Airport, Kuta, Sanur, Legian, Seminyak, Nusa Dua, Jimbaran, Denpasar.
Telaga Waja Rafting hanya Rp.325.000 per orang WNI sudah termasuk makan,antar jemput, asuransi kecelakaan diri, minimum pemesanan 2 orang.
Tiket Masuk Waterbom Kuta harga mulai Rp.235.000 per orang, minimum 2 orang
Tiket Bounty Cruise wisata cruise ke Nusa Lembongan hanya Rp.650.000 per orang
Info lebih lanjut telp 085237031956, whatsapp: 62 8573 8573 210 Fax: 0361 726135

Tantangan Pariwisata Bali

19 May 2008

Berbicara mengenai pulihnya jumlah kunjungan wisman tidak 100 persen identik dengan pemulihan pariwisata dan ekonomi Bali secara keseluruhan. Dengan kata lain, kendati jumlah kunjungan wisatawan sudah mendekati angka normal, namun belum tentu membeni revenue yang signifikan bagi industri pariwisata maupun dampak ikutan (multiplier effect)-nya. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya sekaligus membuktikan panwisata makin kompleks.

Kalau ditelusuri ada tiga faktor utama sebagai penentu yakni lama tinggal (lenght of stay) dan daya beli (spending power) wisatawan serta harga produk plus faktor permintaan (supply). Dua yang disebut pertama sangat bergantung pada wisatawan, sedangkan hal yang disebutkan terakhir merupakan domain industri pariwisata di Bali. Baik itu hotel, restoran, travel agent maupun objek wisata dan sebagainya. Tanda-tanda rnunculnya fenomena paradoks di mana kunjungan wisatawan sudah mulai pulih namun revenue industri pariwisata masih terseok-seok sudah terasa. Pertanyaannya, mengapa terjadi paradoks seperti itu? Seperti disinggung tadi, banyak faktor yang menjadi penyebab.

Pertama, mengenai lenght of stay, dalam situasi normal biasanya sekitar 11 - 13 han, sekarang rata-rata 4 - 5 han. Kedua, akibat pergeseran pasar, spending power wisman yang datang ke Pulau Dewata juga terkoreksi. Secara kasar diperkirakan mengalami penurunan lebih dan 25 persen. Ketiga. produk wisata kita misalnya tarif kamar hotel, menu di restoran, dan lainnya belakangan agak lebih murah, Terakhir. yang paling signifikan. terjadinya perkembangan yang tidak seimbang antara wisatawan yang datang dengan akomodasi wisata yang ditawarkan Bali. Akibat ekspektasi yang berlebihan pada tahun 2004 (setelah born Bali I), rarnai-rarnai muncul hotel dan vila yang baru. Baik yang beroperasi secara legal rnaupun liar. Tidak terpikirkan bahwa kehadiran akomodasi baru ini akan merongrong revenue akornodasi wisata yang sudah ada.

Persoalannya pada persaingan kualitas pelayanan. Itulah nisiko pasar bebas. Namun, yang disayangkan, muncul gejala yang tidak fair. Pemilik vila tertentu milik orang asing, dia mendapat tamu banyak, tetapi tak rnau bayar pajak hotel dan restoran (PHR) sebagai kewajibannya. Ini merupakan PR pemerintah daerah, khususnya bupati dan wali kota untuk menyikapinya. Jauh-jauh hari, Gubernur Bali sudah membuat surat keputusan, “Stop pembangunan hotel!” Narnun, tarnpaknya belum ampuh. Kalau sudah begini, industri panwisata tak bisa teriak-teriak pada pernerintah untuk menuntut ini itu. Kalangan industri sendiri juga perlu melakukan pembenahan din ke dalam.

Kalau ingin memenangi persaingan harus mampu menawarkan produk dan layanan yang berkualitas. Tak bisa lagi, untuk mengambil jalan pintas rnisalnya “banting harga” karena dampaknya bisa sangat buruk di kemudian hari. Bahkan, lama-larna Bali diberi gelar cheapest destination. Dan berbagai uraian tadi, bisa disirnpulkan bahwa prospek panwisata Bali ke depan, bisa cerah, namun bisa pula terpuruk. Cerah, kalau tak ada lagi born atau kejadian sejenisnya, promosi ke luar negeni tetap gencar, pembenahan sarana dan objek wisata dilakukan secara kontinvu dan jangan lupa berdoa. Terpuruk kalau ada tragedy lagi. Andai itu terjadi. pariwisata Bali akan terkubur. Semogar tidak!


Surga Bali Car Rental

Mobil Sewa Murah

Tempat Tamasya Menarik Di Bali

Kenapa Anda memilih Surga Bali.Biz sebagai partner liburan di Bali?

Ya, inilah pertanyaan yang mesti ada di hati Anda sebelum memilih untuk menikmati layanan sewa mobil kami. Berbagai kelebihan yang dapat kami tawarkan dibandingkan dengan jasa sewa mobil yang banyak bertebaran di Bali:

  • Telah memiliki pengalaman dan dedikasi di dunia pariwisata Bali.
  • Harga kompetitif dan lebih murah dengan pelayanan yang memuaskan
  • Team work Bali tour guide, driver pariwisata yang telah berpengalaman.
  • Ketersediaan jenis mobil wisata yang bervariatif dari mobil stardard rent car sampai limousine.
  • Anda pasti mendapatkan senyum karena kami melayani customer dengan hati.
  • Lokasi sewa mobil kami dekat obyek wisata sepeti airport, Kuta, Sanur, Legian, Seminyak, Denpasar dapat ditempuh dalam waktu singkat.
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Surga Bali.Biz
Hotline Tsel 0852 3703 1956
Handphone Indosat: 08573 8573 210
Fax: 0361 726135
Alamat Jl.Pesonaku No.5, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali
Surga Bali.Biz dioperasikan oleh Surga Bali Tour & Sewa Mobil