Pengeluaran Izin Angkutan Wisata akan Selektif

Adanya pengusaha yang tidak mengoperasikan izin operasional angkutan wisata karena pasang surut sektor pariwisata Bali, mendapatkan perhatian dari Dinas Perhubungan (Dishub) Bali.

Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Infokom) Bali mengatakan, Dishub Bali akan mengawasi izin angkutan wisata yang telah dikeluarkan sebelumnya termasuk lebih selektif mengeluarkan izin angkutan wisata baru.

Melihat imbas dari ledakan bom di Bali memang berpengaruh pada pengoperasian angkutan wisata di Bali, seperti angkutan pariwisata, angkutan sewa, dan taksi. Ini termasuk pasang surut kedatangan wisatawan mempengaruhi orderan angkutan wisata di Bali. Walaupun terjadi pasang surut kedatangan wisatawan, Dishub meminta kepada pengusaha/operator angkutan wisata tetap memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan.

Untuk mengoptimalkan kinerja angkutan wisata perlu adanya tingkat keseimbangan permintaan dan penawaran ( supply and demand ) angkutan wisata. Dengan jumlah armada resmi yang memadai penentuan pemenuhan kebutuhan jasa transportasi di bidang angkutan pariwisata kepada wisatawan bisa terlayani dengan baik.

Memasuki tahun 2010 ini, Dishub Bali akan mengarahkan pemilik jasa angkutan wisata di Bali bisa meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan. Selain itu, pemilik jasa angkutan wisata liar akan ditertibkan sehingga kegiatan transportasi angkutan wisata di Bali bisa mengedepankan azas legalitas.

Dishub Bali akan melakukan pendataan bersama dengan Organda dan unit-unit Organda seperti Pawiba, asosiasi angkutan sewa, dan asosiasi taksi. Dari pendataan tersebut, izin operasional yang telah dikeluarkan Ditjen Perhubungan Darat dan tidak dioperasikan oleh operator/pengusaha angkutan wisata akan ditarik (diremajakan). Izin operasional tersebut selanjutnya akan diberikan kepada pengusaha angkutan wisata/operator yang lain melalui proses peremajaan.

Data jumlah angkutan wisata hasil pendataan Dishub dan Organda tersebut akan dijadikan acuan untuk menentukan seberapa besar kebutuhan angkutan wisata di Bali. Dengan tersedianya sarana transportasi angkutan wisata yang seimbang dengan kebutuhan penguna jasa diharapkan pengusaha/operator angkutan wisata bisa memberilan pelayanan yang berkualitas kepada wisatawan.

Selain itu, Dishub Bali akan lebih selektif mengeluarkan izin operasional angkutan pariwisata, angkutan sewa, dan taksi yang baru. Semua izin angkutan wisata ini dikeluarkan Ditjen Perhubungan Darat Departemen Perhubungan.

Bagi pengusaha angkutan wisata yang ingin memohon izin angkutan wisata (angkutan pariwisata, angkutan sewa dan taksi) bisa mengajukan permohonan ke Dishub Bali sesuai dengan mekanisme perundang-undangan yang berlaku.

Ini termasuk peremajaan izin operasional yang telah dikeluarkan sebelumnya (peremajaan/perpindahan pemilik izin operasional) juga bisa mengajukan permohonan ke Dishub Bali. Jika persyaratan sudah lengkap, dan mekanisme peraturan angkutan wisata sudah ditaati Dishub Bali siap untuk secepatnya memproses permohonan izin atau peremajaan izin operasional angkutan wisata tersebut.

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

A sample text widget

Surga Bali Tour and Car Rental, melayani sewa mobil di Bali, jenis mobil sewa yang variatif dari mobil standard seperti Suzuki Karimun, Suzuki Karimun Estilo, Suzuki Splash, Toyota Avanza New, Toyota Innova, maupun mobil mewah seperti Toyota Alphard, Toyota Fortuner. Kami menyediakan mobil bus seperti micro bus Isuzu ELF dan Bus 25 seats dengan harga sewa murah, driver pariwisata yang berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut hubungi 0361 9191543, Fax 0361 726135.