Bali Kekurangan “Guide” Rusia

Kunjungan wisatawan Rusia ke Bali dari tahun 2004-2009 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan kunjungan wisatawan Rusia ini mesti diimbangi dengan peningkatan jumlah pramuwisata (guide) Rusia di Bali untuk menangani pasar Rusia.

Memasuki akhir tahun 2010 , Bali memiliki 300 pramuwisata berbahasa Rusia. Tahun 2004 kunjungan wisatawan Rusia ke Bali mencapai 10.986 orang. Kunjungan wisatawan Rusia ke Bali tahun 2005 sebanyak 13.088 orang, tahun 2006 Sebanyak 23.649 orang, tahun 2007 sebanyak 36.933 orang, tahun 2008 sebanyak 58.233 orang dan kunjungan wisatawan Rusia tahun 2009 mencapai 58.974 orang.

Dari tahun 2004-2009 kunjungan wisatawan Rusia menunjukkan grafik peningkatan. Peningkatan kunjungan wisatawan Rusia ke Bali ini mesti diimbangi dengan penyediaan SDM pelaku pariwisata yang melayani pasar Rusia terutama penambahan jumlah pramuwisata bahasa Rusia.

Memasuki tahun 2008 ini kunjungan wisatawan Rusia ke Bali sudah mencapai kisaran 3.000-5.000 orang per bulan. Bahkan pada masa high season kunjungan wisatawan Rusia ke Bali mencapai 8.000 orang/bulan.

Rata-rata kunjungan wisatawan Rusia ke Bali tahun 2009 tiap bulan sudah menunjukkan angka 5.000 orang. Untuk menangani 5.000 wisatawan Rusia ke Bali tersebut tentunya mesti dilayani pramuwisata bahasa Rusia yang cukup.

Untuk menunjang penyediaan pramuwisata Rusia yang berkualitas Privet Bali sudah mengupayakan pelaksanaan program upgrading. Dari hasil program upgrading Privet Bali tahap I tahun 2008-2009 ini sudah mampu dicetak 115 pramuwisata berbahasa Rusia. Pramu wisata tersebut sebagian besar merupakan pramuwisata anggota HPI Bali yang sudah mengantongi lisensi pramuwisata.

Melihat tingginya kunjungan wisatawan Rusia ke Bali tahun 2009 dan 2010 ini semestinya dilayani sekitar 200 pramuwisata berbahasa Rusia. Balikan idealnya untuk menjamu kedatangan wisatawan Rusia ke Bali paling tidak Bali memiliki 300 pramuwisata berbahasa Rusia.

Untuk mencetak kekurangan dan 300 pramuwisata berbahasa Rusia yang dibutuhkan, Privet Bali bersama HPI, Disparda Bali termasuk Konsul Kehormatan Rusia di Bali mesti kembali mengoptimalkan program upgrading. Melalui program upgrading tersebut diharapkan bisa mencetak pramuwisata Rusia baru yang menguasai bahasa Rusia dan kebudayaan Rusia. Jika program upgrading ini mampu dioptimalkan, penyiapan 300 pramuwisata Rusia di Bali sampai akhir tahun 2010 kemungkinan mampu dicapai.

Program upgrading ini salah satu cara untuk menambah jumlah pramuwisata Rusia di Bali. Peserta upgrading ini selanjutnya akan mengurus lisensi pramuwisata yang baru di Disparda Bali. Dengan begitu, jumlah pramu wisata Rusia lokal yang berlisensi di Bali akan terus bertambah.

Penambahan jumlah pramuwisata Rusia melalui program upgrading bisa memenuhi kebutuhan pramuwisata dan wisatawan Rusia yang berlibur ke Bali. Ini secara tidak langsung juga untuk mengurangi penggunaan pramuwisata liar termasuk orang asing yang berprofesi sebagai pramuwisata. Jika SDM dan jumlah pramuwisata Rusia lokal sudah ditingkatkan kenapa mesti menggunakan orang asing sebagai pramuwisata?

11 comments to Bali Kekurangan “Guide” Rusia

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

A sample text widget

Surga Bali Tour and Car Rental, melayani sewa mobil di Bali, jenis mobil sewa yang variatif dari mobil standard seperti Suzuki Karimun, Suzuki Karimun Estilo, Suzuki Splash, Toyota Avanza New, Toyota Innova, maupun mobil mewah seperti Toyota Alphard, Toyota Fortuner. Kami menyediakan mobil bus seperti micro bus Isuzu ELF dan Bus 25 seats dengan harga sewa murah, driver pariwisata yang berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut hubungi 0361 9191543, Fax 0361 726135.