Tim ”Sweeping” terus Incar ”Guide” Asing

Meski belum ditemukan adanya pramuwisata (guide) asing yang beroperasi secara ilegal di Bali, Disparda Bali akan terus melakukan sweeping.

Kepala Disparda Bali mengatakan, untuk menemukan bukti dan menjaring keberadaan pramuwisata asing ini, pihaknya berupaya meningkatkan koordinasi dengan instansi pemerintah lain dan asosiasi pariwisata.

Menjaring orang asing yang melakukan praktik pramuwisata di Bali, memang membutuhkan dukungan semua pihak termasuk instansi pemerintah dan asosiasi pariwisata di Bali.

Menindaklanjuti adanya indikasi praktik pramuwisata asing di Bali, Disparda sudah berkoordinasi dengan instansi pemerintah yang lain seperti Disnaker, Imigrasi, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri di Bali. Disparda Bali juga berkoordinasi dengan asosiasi pariwisata seperti Asita dan HPI guna menemukan bukti-bukti keberadaan pramuwisata asing tersebut.

Kegiatan koordinasi dengan asosiasi pariwisata dan instansi pemerintah terkait murni untuk menjaring keberadaan pramuwisata asing yang beroperasi di Bali. Untuk tahap awal, Disparda menargetkan bisa menemukan bukti nyata satu orang asing yang melakukan praktik pramuwisata di Bali. Bukti nyata tersebut diharapkan bisa menunjukkan orang asing tersebut benar-benar melakukan praktik pramuwisata di Bali.

Disparda akan menangkap orang asing yang berani melakukan praktik pramuwisata di Bali. Ini tentunya perlu diawali dengan proses pembuktian. Harus ada bukti awal yang nyata untuk menangkap orang asing yang melakukan praktik sebagai pramuwisata.

Kepala Disparda Bali menegaskan, Disparda berkoordinasi dengan instansi pemerintah termasuk asosiasi pariwisata di Bali untuk mencari bukti-bukti orang asing di Bali melakukan praktik pramuwisata. Dengan bukti tersebut, akan memudahkan tim sweeping Disparda Bali untuk menjaring orang asing yang berpraktik sebagai guide . Bukti tersebut diharapkan betul-betul meyakinkan orang asing yang disasar melakukan praktik pramuwisata. “Jika salah tangkap, tentunya bisa merusak citra pariwisata Bali,” katanya.

Dalam tim sweeping Disparda Bali dilengkapi anggota tim dari imigrasi. Jika ditemukan pramuwisata asing ini akan diproses lebih lanjut oleh petugas imigrasi. Petugas imigrasi ini akan memberikan sanksi kepada orang asing yang terbukti melakukan praktik pramuwisata di Bali secara ilegal. Ini termasuk petugas imigrasi bisa memberikan sanksi deportasi kepada wisatawan yang melakukan praktik pramuwisata secara ilegal.

8 comments to Tim ”Sweeping” terus Incar ”Guide” Asing

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

A sample text widget

Surga Bali Tour and Car Rental, melayani sewa mobil di Bali, jenis mobil sewa yang variatif dari mobil standard seperti Suzuki Karimun, Suzuki Karimun Estilo, Suzuki Splash, Toyota Avanza New, Toyota Innova, maupun mobil mewah seperti Toyota Alphard, Toyota Fortuner. Kami menyediakan mobil bus seperti micro bus Isuzu ELF dan Bus 25 seats dengan harga sewa murah, driver pariwisata yang berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut hubungi 0361 9191543, Fax 0361 726135.