Alokasikan PHR untuk Perbaikan Infrastruktur Pariwisata

Sejalan dengan Bali Tourism Board (BTB), pengusaha angkutan pariwisata di Bali yang tergabung dalam Pawiba juga meminta pemerintah untuk membenahi infrastruktur, khususnya akses jalan di kawasan pariwisata. Ketua Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba), mengatakan pemerintah perlu mengalokasikan dana pajak hotel dan restoran (PHR) untuk memperbaiki infrastruktur pendukung pariwisata di Bali termasuk fasilitas jalan raya.

Pawiba melihat memang perlu adanya penataan infrastruktur pariwisata di Bali. Di Bali Selatan yang telah dihadapkan masalah kemacetan, perlu dibuatkan jalan layang atau jalan bawah tanah untuk mengurangi tingkat kemacetan tersebut. Dengan infrastruktur jalan yang memadai, wisatawan yang menginap di Bali Selatan bisa dihadapkan lagi dengan masalah kemacetan saat melakukan tour, dan kembali dari tour.

Di Bali Selatan kemacetan terjadi mulai dari Nusa Dua sampai Sanur. Ketika dihadapkan dengan kemacetan wisatawan banyak kehilangan waktu tour akibat kemacetan. Di bagian lain, akibat kemacetan tersebut angkutan wisata atau kendaraan sewa yang mengantar wisatawan menjadi lebih boros BBM. Pemerintah juga perlu membenahi infrastruktur pariwisata di Bali Barat, Bali Timur, dan Bali Utara. Akses jalan menuju kawasan objek wisata di ketiga kawasan Bali tersebut tingkat kerusakannya sudah cukup memprihatinkan.

Padahal, penyediaan akses jalan yang memadai ini sangat diperlukan pelaku pariwisata Bali untuk memperlancar transportasi wisatawan menuju objek wisata di Bali Barat, Bali Timur dan Bali Utara.

Pemerintah seharusnya bisa menyisihkan PHR untuk penataan pemeliharaan jalan di kawasan pariwisata Bali. Kelancaran lalu lintas akan membuat wisatawan lebih senang berkunjung termasuk melakukan kegiatan tour di Bali. Dengan makin banyak wisatawan berlibur dan tour di Bali akan bisa meningkatkan pendapatan pemerintah dari sisi PHR. PHR ini yang perlu dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan di kawasan pariwisata di Bali.

Sebagai kawasan pariwisata, wajar Bali dilengkapi dengan infrastruktur pariwisata berupa akses jalan yang memadai. Jangan sampai, Bali dilengkapi dengan hotel bintang lima, armada angkutan wisata dan kendaraan sewa mewah sementara akses jalan di kawasan pariwisata memiliki tingkat kerusakan yang memprihatinkan. Pemerintah juga perlu mengalokasi dana APBD kabupaten/kota, APBD Propinsi Bali untuk peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan menuju kawasan objek wisata di Bali.

26 comments to Alokasikan PHR untuk Perbaikan Infrastruktur Pariwisata

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

A sample text widget

Surga Bali Tour and Car Rental, melayani sewa mobil di Bali, jenis mobil sewa yang variatif dari mobil standard seperti Suzuki Karimun, Suzuki Karimun Estilo, Suzuki Splash, Toyota Avanza New, Toyota Innova, maupun mobil mewah seperti Toyota Alphard, Toyota Fortuner. Kami menyediakan mobil bus seperti micro bus Isuzu ELF dan Bus 25 seats dengan harga sewa murah, driver pariwisata yang berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut hubungi 0361 9191543, Fax 0361 726135.