Pawiba Minta Izin Angkutan Wisata Dibuka

Tingginya harapan pengelola hotel dan vila di Bali melengkapi kendaraan operasionalnya dengan izin angkutan pariwisata dan kendaraan sewa, mesti disikapi dengan bijaksana Pemprop Bali. Ketua Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba) mengatakan, Pawiba meminta Pemprop Bali membuka kembali izin angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali.

Pemprop Bali melalui Dishub Bali diharapkan bisa secepatnya mengkaji kebutuhan armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali. Hasil kajian tersebut diharapkan segera disampaikan ke DPRD dan Gubernur Bali. Selanjutnya Gubernur Bali diharapkan bisa menyampaikan kajian tersebut ke Ditjen Perhubungan Darat sebagai dasar untuk membuka kembali pengurusan izin angkutan pariwisata dan kendaraan sewa yang baru di Bali.

Secara teknis berdasarkan kajian jumlah kebutuhan armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali, Pemprop Bali bisa bersurat ke Ditjen Perhubungan Darat untuk membuka kembali pengeluaran izin angkutan pariwisata/sewa. Seperti yang tercermin dari hasil survai Dishub Bali sebelumnya tercatat 8.361 unit kendaraan sewa dan angkutan pariwisata ilegal di Bali. Di antara angkutan pariwisata dan kendaraan sewa yang dinyatakan bodong tersebut merupakan kendaraan operasional hotel dan vila di Bali.

Sementara itu, pengelola vila dan hotel mendapatkan izin angkutan pariwisata dan kendaraan sewa bagi kendaraan operasional mereka jika pemerintah membuka kembali pengurusan izin baru untuk angkutan pariwisata dan kendaraan sewa. Untuk mempercepat dibukanya pengurusan izin baru untuk angkutan pariwisata dan kendaraan sewa, proses pengkajian kebutuhan armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali juga harus dipercepat. Salah satu caranya, pengusaha angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali diharapkan bisa melaporkan aktivitasnya ke Dishub Bali. Ini bisa menjadi dasar bagi Dishub Bali mengkaji penambahan jumlah armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali. Ini untuk menentukan tingkat aktivitas armada angkutan pariwisata/kendaraan sewa di Bali.

Sementara itu, ke depan permintaan angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali akan makin meningkat. Peningkatan kunjungan wisatawan dan peningkatan pelaksanaan MICE di Bali membutuhkan penambahan armada angkutan pariwisata. Ini perlu disikapi dengan upaya penambahan armada melalui kajian yang dari pemerintah bersama asosiasi angkutan pariwisata termasuk Pawiba. Setelah kajian tersebut, diharapkan kendaraan operasional vila dan hotel di Bali bisa mengantongi izin angkutan pariwisata atau izin kendaraan sewa. Dengan penataan perizinan angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali tersebut, kualitas fasilitas dan layanan dari armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali bisa terus ditingkatkan.

Selain itu, peningkatan permintaan angkutan pariwisata pada tahun-tahun mendatang juga akan mendorong kembali munculnya angkutan pariwisata dan kendaraan sewa ilegal. Pemerintah dalam hal ini Dishub diharapkan bisa melakukan upaya pengawasan dan penertiban sehingga jumlah kendaraan sewa dan angkutan pariwisata tidak makin bertambah.

32 comments to Pawiba Minta Izin Angkutan Wisata Dibuka

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

A sample text widget

Surga Bali Tour and Car Rental, melayani sewa mobil di Bali, jenis mobil sewa yang variatif dari mobil standard seperti Suzuki Karimun, Suzuki Karimun Estilo, Suzuki Splash, Toyota Avanza New, Toyota Innova, maupun mobil mewah seperti Toyota Alphard, Toyota Fortuner. Kami menyediakan mobil bus seperti micro bus Isuzu ELF dan Bus 25 seats dengan harga sewa murah, driver pariwisata yang berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut hubungi 0361 9191543, Fax 0361 726135.