Guide Ilegal Marak, Imigrasi Diminta Ikut Terlibat

Orang Rusia yang berpraktik sebagai guide masih banyak melakukan aksi di Bali. Imigrasi diharapkan bisa ikut terlibat dalam pengawasan orang asing yang berpraktik sebagai guide di Bali. Sementara itu, sebelumnya tim Disparda Bali memang sudah melakukan pengawasan terhadap biro perjalanan wisata (BPW) Rusia yang selama diidentifikasi menggunakan staf asing sebagai guide. Tim yang dilibatkan Disparda meliputi Polda Bali, Disnaker, Privet Bali termasuk anggota tim yang lain.

Sidak yang dilakukan sebelumnya bagian dari sosialisasi masalah penggunaan tenaga kerja asing. Orang asing yang dipekerjakan sebagai staf BPW wajib memiliki Kitas. Sesuai Perda Pramuwisata melarang penggunaan staf/tenaga asing sebagai guide. Setelah sosialisasi tersebut masih ada orang Rusia yang dipekerjakan oleh BPW sebagai guide. Tim Disparda perlu kembali melakukan sidak menyasar orang asing diindikasikan berpraktik sebagai guide.

Dalam praktiknya, orang Rusia yang berpraktik sebagai guide sering berkedok sebagai tour leader. Jika sebagai tour leader, orang Rusia datang ke Bali wajib membawa rombongan wisatawan selanjutnya setelah berlibur di Bali orang Rusia sebagai tour leader mesti kembali ke negaranya bersama rombongan wisatawan tersebut.

Kenyataan orang Rusia yang berpraktik sebagai guide tersebut tinggal di Bali. Dengan tinggal/menetap di Bali menunjukkan mereka bekerja di Bali. Dengan menetap di Bali orang asing yang berpraktik sebagai guide ini tidak bisa dinamakan tour leader. Sementara itu, adapun bukti orang asing Rusia berpraktik sebagai guide dengan mudah bisa dilihat di Bandara Ngurah Rai. Ini membuktikan mereka menjemput wisatawan. Tugas guide menjemput wisatawan di bandara dan mengantar wisatawan tour ke objek wisata di Bali. Harapan Privet Bali tim sweeping Disparda bisa mencari bukti kongkret orang asing bekerja sebagai guide tersebut di Bandara Ngurah Rai.

Dengan menjemput wisatawan di bandara, BPW sudah terbukti berpraktik sebagai guide. Alasan menjemput teman di Bandara Ngurah Rai bukan menjadi alasan yang kuat untuk mengelabui tim Disparda. Ketika menjemput wisatawan mereka menggunakan seragam BPW. Ini membuktikan orang Rusia tersebut menjemput wisatawan karena ditugaskan oleh BPW. Diduga, orang Rusia berpraktik sebagai guide ini menggunakan visa selain Kitas seperti visa kunjungan, visa bisnis (usaha), visa sosial budaya dijadikan dasar memberanikan diri berpraktik sebagai guide . Imigrasi memiliki kewenangan untuk memeriksa orang asing yang berpraktik sebagai guide tersebut.

Tanpa keterlibatan Imigrasi tim sweeping menjadi mandul. Tim Disparda seperti Privet Bali, HPI, Asita tidak memiliki kewenangan untuk menyidak guide asing tersebut. Hanya imigrasi yang memiliki kewenangan melakukan sidak, pemeriksaan, dan pemberian sanksi terhadap orang asing yang berpraktik sebagai guide tersebut.

23 comments to Guide Ilegal Marak, Imigrasi Diminta Ikut Terlibat

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

A sample text widget

Surga Bali Tour and Car Rental, melayani sewa mobil di Bali, jenis mobil sewa yang variatif dari mobil standard seperti Suzuki Karimun, Suzuki Karimun Estilo, Suzuki Splash, Toyota Avanza New, Toyota Innova, maupun mobil mewah seperti Toyota Alphard, Toyota Fortuner. Kami menyediakan mobil bus seperti micro bus Isuzu ELF dan Bus 25 seats dengan harga sewa murah, driver pariwisata yang berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut hubungi 0361 9191543, Fax 0361 726135.