Kunjungan Ke Sangeh Stabil, Taman Ayun Meningkat

Objek wisata alam Sangeh, Abiansemal, Badung masih menjadi tujuan utama turis ke Bali. Tingkat kunjungan ke habitat kera inipun tergolong stabil.
Pihak pengelola objek wisata mencatat, selama Januari lalu rata-rata wisdom yang melancong ke objek ini berkisar 16.634 orang. Dengan rincian, wisdom (wisatawan domestik) sebanyak 15.769 orang dan turis asing 865 orang.
Dan turis lokal yang berkunjung tersebut, sebagian besar adalah rombongan siswa dan maha siswa. Terutama berasal dan Jawa dan Jakarta.

Tingkat kunjungan yang ada saat ini bisa dibilang cukup stabil. Kunjungan akan naik saat memasuki pertengahan dan akhir tahun saat siswa libur sekolah. Tingkat kunjungan bisa naik dua kali lipat.
Kordinator Pengelola Objyk Wisata Sangeh, belum lama ini menyebutkan se lain turis lokal, tidak sedikit turis asing melali ke Sangeh. Sebagian besar dari mereka berasal dan Eropa. Rata-rata turis dari benua biru ini betah berlama-lama di Sangeh. Pun demikian, pengelola mengaku kunjungan ke Sangeh akan jauh meningkat bila ada objek wisata baru di sekitaran Sangeh. Sebab, selama ini banyak turis yang males ke Sangeh karena beralasan jalurnya mati. Mereka ngaku rugi kalau jauh-jarh ke Sangeh.
Taman Ayun
Selain objek wisata alam Sangeh, objek wisata Taman Ayun juga tidak pernah sepi kunjungan. Objek wisata yang dibangun era dinasti kerajaan Mengwi pada tahun 1634 itu justru bertambah geliat dengan ditetapkannya Taman Ayun sebagai heritage atau warisan budaya dunia (WDB) oleh UNESCO pada pertengahan tahun 2012 lalu.
Sebab, tempat yang mempunyai fungsi utama sebagai pengairan atau subak itu ternyata mampu membuat masyarakat dunia penasaran untuk datang mengunjunginya. Dari data Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kabupaten Badung, tingkat kunjungan wisatawan meningkat 20 persen tiap harinya dibandingkan tahun lalu.
Petugas objek wisata Taman Ayun,  beberapa waktu lalu mengatakan, dulu sebelum dinobatkan sebagai warisan dunia setiap hari yang berkunjung ke Taman Ayun rata-rata 400 orang.  Sekarang setiap harinya menjadi 600 orang. Cukup signifikan ada peningkatan sejak ditetapkannya Taman Ayun sebagai risan budaya dunia. Dan tingkat kunjungannya stabil lagi.
Dicontohkan kunjungan saat bulan Januari dan Februari 2013 ini. Menurutnya awal tahun bisa dikatakan sebagai bulan sepi atau low season. Namun, di Taman Ayun jumlah kunjungan tetap bertahan diangka 600. Sayangnya, dari kedatangan wisatawan itu tamu lokal jumlahnya sangat sedikit. Bila dikalkulasi jumlah wisatawan domestik hanya 20 persen saja. Sisanya adalah para ekspatriat.
Selain pengakuan dunia, perkembangan Taman Ayun sendiri tak lepas dari dukungan masyarakat adat setempat. Itu karena Taman Ayun mengempu sedikitnya tiga subak yang mempunyai luas sawah ratusan hektare. Dengan demikian, Taman Ayun ikut menjadi bagian penting bagi masyarakat Mengwi dan sekitarnya yang bersifat agraris.
Disamping itu Taman Ayun juga menjadi simbol suci religius umat Hindu. Karya atau Upacara-upacara besar agama Hindu rutin diadakan di dalam Pura yang ada di areal utama Taman Ayun. Semua itu ikut menjaga kelestarian Taman Ayun

18 comments to Kunjungan Ke Sangeh Stabil, Taman Ayun Meningkat

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

A sample text widget

Surga Bali Tour and Car Rental, melayani sewa mobil di Bali, jenis mobil sewa yang variatif dari mobil standard seperti Suzuki Karimun, Suzuki Karimun Estilo, Suzuki Splash, Toyota Avanza New, Toyota Innova, maupun mobil mewah seperti Toyota Alphard, Toyota Fortuner. Kami menyediakan mobil bus seperti micro bus Isuzu ELF dan Bus 25 seats dengan harga sewa murah, driver pariwisata yang berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut hubungi 0361 9191543, Fax 0361 726135.