 |
Dapatkan bingkisan oleh-oleh khas Bali berupa Kacang
Disco setiap sewa mobil charter di Surga
Bali.Biz periode liburan Juni, Juli,Agustus 2010 minimum 2 hari. Kacang
Disco, oleh-oleh khas Bali rasanya gurih, nikmat dan bikin lidah bergoyang,
cocok dinikmati saat santai atau relax. Sewa Mobil (Suzuki APV / Avanza New) 10 jam hanya Rp.400.000 sudah termasuk pengemudi pariwisata dan
BBM. |
 |
Sewa mobil Karimun Estilo murah di Bali dengan harga promo Rp.240.000 / 10 jam.
Harga sewa mobil sudah termasuk mobil + driver tanpa BBM, buruan pesan |
Harga promo sewa mobil ini memang jujur dan
murah, dikemudikan oleh pengemudi pariwisata/guide.
Hubungi Hotline : 0361 9191543 SMS: 0852 3703 1956
 
|
Kabupaten Buleleng
Kabupaten Buleleng terdiri dari 9 Kecamatan yang meliputi 146 Desa/kelurahan
dan 163 Desa Adat dengan luas 1.365,88 Km2 (24,25% dari luas Pulau
Bali), yang mempunyai iklim tropis yang dip[engaruhi oleh angin
musim yang berganti setiap 6 (enam) bulan sekali. Musim kemarau
berkisar antara bulan April sampai bulan Okteber dan musim hujan
dari bulan Oktober sampai bulan April. Keadaan Topografi Kabupatenpaten
Buleleng adalah sebagian besar merupakan daerah berbukit yang membentang
di bagian Selatan, sedang bagian Utara wilayah Kabupaten Buleleng
memanjang dari Barat ke Timur dengan pantai yang cukup panjang (144
Km) dan berbatasan dengan laut Jawa disebelah Utara, di sebelah
barat Kabupaten Jembrana,
di sebelah timur Kabupaten
Karangasem, sedangkan disebelah Selatan Kabupaten
Bangli, Tabanan,
dan Badung.
Ketinggian Kabupaten Buleleng antara 100-1.000 m di atas permukaan
laut (dpl), dengan kemiringan tanah lebih besar dari 40% meliputi
23,89% wilayah kabupaten. Aspek sosial ekonomi jumlah penduduk kabupaten
Buleleng berdasarkan hasil registrasi tahun 1999 sebanyak 577.644
orang dengan perbandingan sex ratio 96,86%. Kepadatan penduduk 423
jiwa/Km2, dan laju pertumbuhan penduduk 1,10%. Berdasarkan pendidikan
tinggi yang ditamatkan, terbanyak 39,92% berpendidikan SD, dan 0,63%
berpendidikan setaraf Perguruan Tinggi. Dari segi penggunaan tanahnya
tahun 1999, menunjukan 8,5% digunakan sebagai lahan sawah, perkebunan
21,4%, hutan Negara 35,6%, lahan kering 31,5% dan penggunaan lain-lain
seluas 3,0%. |