Bali dalam kondisi aman dan kondisi Gunung Agung sudah status siaga, ayoo liburan ke Bali, team Surga Bali melayani sepenuh hati dengan layanan sewa mobil, voucher atraksi wisata, rental motor dan aktivitas petualangan harga murah..

Promo Bali Sewa Mobil Murah Bulan Ini

Daftar Sewa Mobil Charter Promo
Suzuki Estilo hanya Rp.375.000 per hari durasi 10 jam
Suzuki Splash hanya Rp.400.000 per hari durasi 10 jam
Toyota Avanza / Suzuki APV hanya Rp.400.000 per hari durasi 10 jam
Toyota All New Innova Rp.600.000 per hari durasi 10 jam
Isuzu ELF Microbus Pariwisata 12 seats hanya Rp.600.000 per hari durasi 10 jam
Harga sudah termasuk sopir dan BBM. Harga berlaku untuk area start dan finish point Denpasar Airport, Kuta, Sanur, Legian, Seminyak, Nusa Dua, Jimbaran, Denpasar.
Telaga Waja Rafting hanya Rp.325.000 per orang WNI sudah termasuk makan,antar jemput, asuransi kecelakaan diri, minimum pemesanan 2 orang.
Tiket Masuk Waterbom Kuta harga mulai Rp.235.000 per orang, minimum 2 orang
Tiket Bounty Cruise wisata cruise ke Nusa Lembongan hanya Rp.650.000 per orang
Info lebih lanjut telp 085237031956, whatsapp: 62 8573 8573 210 Fax: 0361 726135

Pura Besakih - Bali Obyek Wisata

Inilah asal mulanya ada Besakih, sebelum ada apa-apa hanya terdapat kayu-kayuan serta hutan belantara di tempat itu, demikian pula sebelum ada Segara Rupek (Selat Bali). Pulau Bali dan pulau Jawa dahulu masih menjadi satu dan belum dipisahkan oleh laut. Pulau itu panjang dan bernama Pulau Dawa. Di Jawa Timur yaitu di Gunung Rawang (sekarang dikenal dengan nama Gunung Raung) ada seorang Yogi atau pertapa yang bernama Resi Markandeya.
pura besakih karangasem bali
Beliau berasal dan Hindustan (India), oleh para pengikutnya disebut Batara Giri Rawang karena kesucian rohani, kecakapan dan kebijaksanaannya (sakti sidhi ngucap). Pada mulanya Sang Yogi Markandeya bertapa di gunung Demulung, kemudian pindah ke gunung Hyang (konon gunung Hyang itu adalah DIYENG di Jawa Tengah yang berasal dan kata DI HYANG). Sekian lamanya beliau bertapa di sana, mendapat titah dari Hyang Widhi Wasa agar beliau dan para pengikutnya merabas hutan di pulau Dawa setelah selesai, agar tanah itu dibagi-bagikan kepada para pengikutnya.
Sang Yogi Markandeya melaksanakan titah itu dan segera berangkat ke arah timur bersama para pengiring-pengiringnya kurang lebih sejumlah 8000 orang. Setelah tiba di tempat yang dituju Sang Yogi Markandeya menyuruh semua para pengiringnya bekerja merabas hutan belantara, dilaksanakan sebagai mana mestinya.
Saat merabas hutan, banyak para pengiring Sang Yogi Markandeya yang sakit, lalu mati dan ada juga yang mati dimakan binatang buas, karena tidak didahului dengan upacara yadnya (bebanten / sesaji)
Kemudian perabasan hutan dihentikan dan Sang Yogi Markandeya kembali lagi ke tempat pertapaannya semula (Konon ke gunung Raung di Jawa Timur. Selama beberapa waktu Sang Yogi Markandeya tinggal di gunung Raung. Pada suatu hari yang dipandang baik (Dewasa Ayu) beliau kembali ingin melanjutkan perabasan hutan itu untuk pembukaan daerah baru, disertai oleh para resi dan pertapa yang akan diajak bersama-sama memohon wara nugraha kehadapan Hyang Widhi Wasa bagi keberhasilan pekerjaan ini. Kali ini para pengikutnya berjumlah 4000 orang yang berasal dan Desa Age (penduduk di kaki gunung Raung) dengan membawa alat-alat pertanian selengkapnya termasuk bibit-bibit yang akan ditanam di hutan yang akan dirabas itu. Setelah tiba di tempat yang dituju, Sang Yogi Markandeya segera melakukan tapa yoga semadi bersama-sama para yogi lainnya dan mempersembahkan upacara yadnya (sesajen), yaitu Dewa Yadnya dan Buta Yadnya. Setelah upacara itu selesai, para pengikutnya disuruh bekerja melanjutkan perabasan hutan tersebut, menebang pohon-pohonan dan lain-lainnya mulai dan selatan ke utara. Karena dipandang sudah cukup banyak hutan yang dirabas, maka berkat asung wara nugraha Hyang Widhi Wasa, Sang Yogi Markandeya memerintahkan agar perabasan hutan, itu dihentikan dan beliau mulai mengadakan pembagian-pembagian tanah untuk para pengikut-pengikutnya masing-masing dijadikan sawah, tegal dan perumahan.
Di tempat di mana dimulai perabasan hutan itu Sang Yogi Markandeya menanam kendi (payuk) berisi air, juga Pancadatu yaitu berupa logam emas, perak, tembaga, besi dan perunggu disertai permata Mirah Adi (permata utama) dan upakara (bebanten / sesajen) selengkapnya diperciki tirta Pangentas (air suci). Tempat di mana sarana-sarana itu ditanam diberi nama BASUKI. Sejak saat itu para pengikut Sang Yogi Markandeya yang datang pada waktu-waktu berikutnya serta merabas hutan untuk pembukaan wilayah baru, tidak lagi ditimpa bencana sebagai mana yang pernah dialami dahulu. Demikianlah sedikit kutipan dari lontar Markandeya Purana tentang asal mula adanya desa dan pura Besakih yang seperti disebutkan terdahulu bernama Basuki dan dalam perkembangannya kemudian sampai hari ini bernama Besakih.
Mungkin berdasarkan pengalaman tersebut, dan juga berdasarkan apa yang tercantum dalam ajaran-ajaran agama Hindu tentang Panca Yadnya, sampai saat ini setiap kali umat Hindu akan membangun sesuatu bangunan baik rumah, warung, kantor-kantor sampai kepada pembangunan Pura, demikian pula memulai bekerja di sawah ataupun di perusahaan-perusahaan, terlebih dahulu mereka mengadakan upakara yadnya seperti Nasarin atau Mendem Dasar Bangunan. Setelah itu barulah pekerjaan dimulai, dengan pengharapan agar mendapatkan keberhasilan secara spiritual keagamaan Hindu di samping usaha-usaha yang dikerjakan dengan tenaga-tenaga fisik serta kecakapan atau keahlian yang mereka miliki. Selanjutnya memperhatikan isi lontar Markandeya Purana itu tadi dan dihubungkan pula dengan kenyataan-kenyataan yang dapat kita saksikan sehari-hari sampai saat ini tentang tata kehidupan masyarakat khususnya dalam hal pengaturan desa adat dan subak di persawahan. Oleh karena itu dapat kita simpulkan bahwa Besakih adalah tempat pertama para leluhur kita yang pindah dari gunung Raung di Jawa Timur mula-mula membangun suatu desa dan lapangan pekerjaan khususnya dalam bidang pertanian dan peternakan. Demikian pula mengembangkan ajaran-ajaran agama Hindu.
Bila Anda ingin tour ke Pura Besakih, jangan lupa sewa guide dan mobil di Surga Bali Tour dan Rental Mobil. Semua pengunjung Pura Besakih diwajibkan dipandu oleh guide. Jika tidak membawa guide, pengunjung diwajibkan sewa jasa guide lokal di Pura Besakih dengan harga cukup mahal.Demi kenyamanan dan mendapatkan harga lebih murah, kami sarankan jangan sewa guide lokal di Pura Besakih.
Disamping melayani jasa guide di Bali, Surga Bali Tour dan Rental Mobil juga melayani sewa mobil sebagai ikon usaha wisata kami. Melayani aneka jenis mobil sewa dengan kondisi prima dan terawat, seperti Suzuki Karimun,Suzuki Splash, Suzuki APV minivan, Toyota New Avanza, Toyota Innova, Toyota Alphard, Toyota Vellfire, Isuzu ELF microbus baru dengan kondisi bersih, harga sewa mobil kompetitive.

Mobil Sewa Murah

Tempat Tamasya Menarik Di Bali

Kenapa Anda memilih Surga Bali.Biz sebagai partner liburan di Bali?

Ya, inilah pertanyaan yang mesti ada di hati Anda sebelum memilih untuk menikmati layanan sewa mobil kami. Berbagai kelebihan yang dapat kami tawarkan dibandingkan dengan jasa sewa mobil yang banyak bertebaran di Bali:

  • Telah memiliki pengalaman dan dedikasi di dunia pariwisata Bali.
  • Harga kompetitif dan lebih murah dengan pelayanan yang memuaskan
  • Team work Bali tour guide, driver pariwisata yang telah berpengalaman.
  • Ketersediaan jenis mobil wisata yang bervariatif dari mobil stardard rent car sampai limousine.
  • Anda pasti mendapatkan senyum karena kami melayani customer dengan hati.
  • Lokasi sewa mobil kami dekat obyek wisata sepeti airport, Kuta, Sanur, Legian, Seminyak, Denpasar dapat ditempuh dalam waktu singkat.
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Surga Bali.Biz
Hotline Tsel 0852 3703 1956
Handphone Indosat: 08573 8573 210
Fax: 0361 726135
Alamat Jl.Pesonaku No.5, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali
Surga Bali.Biz dioperasikan oleh Surga Bali Tour & Sewa Mobil

Pernak Pernik Berita Tentang Bali

Penangkaran Penyu Tanjung Benoa Bali
Penyu, habitat laut yang keberadaanya semakin berkurang merupakan hewan yang dapat berumur panjang. Keberadaan penyu yang semakin berkurang, mendorong masyarakat Tanjung Benoa untuk menangkar, memelihara dan melestarikan dari kepunahan. Tempat penangkaran penyu ini berada tidak...
Harga Mitsubishi Expander OTR Bali
Indonesia yang memiliki jumlah penduduk yang banyak serta luas Negara yang besar memiliki peluang yang besar bagi bisnis mobil. Lagipula Indonesia termasuk Negara yang sedang berkembang dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang baik. Mungkin hal ini...
Mau Kemana Liburan Sekolan dan Lebaran
Bulan Juni Juli Agustus sangatlah menyenangkan bagi para sebagian siswa atau mahasiswa karena di bulan ini mereka bisa menikmati liburan sekolah kurang lebih satu bulan. Tentu asyiiik dan perasaan plong, bebas sementara waktu dari rutinitas...
Obyek Wisata Dipadati Pengunjung
Panen kunjungan melanda kawasan obyek wisata di Bali. Maklum, libur paska Hari Raya Galungan selalu dimanfaatkan oleh keluarga untuk berwisata. Keramaian nampak di beberapa obyek wisata, salah satunya Taman Burung yang berlokasi di Desa Singapadu,...
Bandara Ngurah Rai Bali Normal Lagi
Penutupan parsial Bandara Ngurah Rai Bali selata KTT APEC selesai hari ini. Pada penutupan hari terakhir 9 Oktober 2013, penutupan dimulai pada pukul 07:00 wita sampai 13:00 wita. Setelahnya, jadwal penerbangan di Bandara Ngurah Rai...

Klik di sini untuk membaca kumpulan artikel wisata bali